about my life

Waktu terus berjalan, belajarlah dari masa lalu,
bersiaplah tuk masa depan, selalu berikan yg terbaik untuk hari ini.
Selalu berpikir positif, jadikan kegagalan hari ini sebagai pengalaman hidup yg berharga tuk menjalani hari esok.


So buat temen-temen mari kita Bersahabat
follow me twitter @robin_ys
facebook http://www.facebook.com/robin.ys

Sabtu, 08 Juni 2013

#inspiration


Ketika sebuah kesempatan emas terlewatkan, saya hanya diam dan tersenyum manis. Dan berkata ini setidaknya begini lebih baik . “Kedudukan”, “jabatan” saya yakin semua orang menginginkanya,saya akui, saya juga menginginya, menurut saya itu wajar, tapi setelah kejadian beberapa bulan ini, kadar keinginanan itu menipis.
Saya heran hanya untuk mendapatkan pengakuan, jabatan, dan kekuasan ada yang memakai cara yang tak pantas untuk mendapatkan. Ada yang bersusah payah mencari muka di hadapan pemimpin agar dilihat dan dianggap, ada yang menjatuhkan sauadar-saudara yang katanya “seiman”, bahkan sampai memusuhinya.
teringat kembali kejadian itu,haha, raut wajah saya kembali sendu ketika mengingat semua kejadian itu. Tapi biarlah, setidaknya itu menjadi pelajaran hidup dan kenangan manis yang membuat pikiran saya terbuka. Saya heran kepada mereka yang hanya karena jabatan kemudian merelakan kehilangan keluarganya, saudaranya, sahabatnya, dan temennya.Pernahkah mereka berfikir” mana temen-temen saya , setelah mereka mendapatkan jabatan dan mengancurkan tapi persauadaraan yang katanya se iman.(cukup untuk yang ini selebihnya ada dihati)
Hari itu saya senang sekali, temen dekat saya akhirnya terpilih menjadi ketua umum di salah satu lembaga kemahasiswa yang terbaik di Unila, ”selamat ya Bro”, kesenangan saya bertambah ketika pemimpin lk sebelumya terpilih menjadi orang nomor di Fkip Unila, setelah melewati perjalanan yang begitu panjang, melewati banyak sekali pisau-pisau tajam yang siap membunuh sapa saja, tak terkecuali saya, sempat salah pisau itu masuk ke hati saya dan saya tahu itu, anehnya saya membiarkan hal itu terjadi. :D
Kesenangan saya sempat terhenti ketika sebuah penyataan muncul dari beliau ”siap kan jadi sekum”,tolonglah dibantu teman mu itu. ”oke, saya cerna satu persatu kalimat dari beliau, sekum=sekertaris umum,awalnya sedikit ada rasa ingin, tapi ketika teringat hal itu semuanya sirna. kaliamat yang selanjutnya, tolonglah temen mu itu, jiah kakak ini tahu sekali kelemahan saya ketika kata “temen” dimunculkan. Waktu itu saya menjawab pikir-pikir dulu kk, yang artinya kemungkinan besar “tidak” karena salah satu sifat saya. Di hari hari selanjutnya setelah sholat dhuzur saya beretemu dengan temen saya itu dan berkata dengan tujuan yang sama “ menjadi sekum” tersenyum saya, ingin sekali bilang “tidak” waktu itu, akan tetapi ketika melihat wajahnya,timbul rasa ingin membantu. Dan kembali saya menjawab “saya pikir-pikir dulu ya mas”. Setelah sampai dirumah saya berfikir sematang mungkin akan keputusan yang saya ambil. Dan saya pilih itu. Dihari itu, setelah pulang sholat jumat, saya sengaja pulang bareng dengannya, dan mencoba berbicara baik-baik akan keputusan saya, awalnya saya hanya diam, menunggu waktu yang pas, tak lama dia mengucapkan satu kaliamat seperti ini ”gimana kalo kadiv sosmas, sekdivnya yogi/ aima, seketika itu saya memberanikan diri untuk menjawab,”maaf, tidak untuk semuanya“, (banyak pertimbang-pertimbangan yang ambil yang pertama tujuan saya buat survive lagi di dunia itu, tujuan saya sudah tercapai, bahkan saya mendapatkan lebih banyak bonus istimewa dari target yang saya bayangkan, kemudian salah satu alasan lainya ada sedikit rasa trauma ketika mengingat sebuah cerita mengenai “kekuasaan”,”jabatan” karena ke 2 hal itu, sempat saya kehilangan temen-teman terdekat saya, saya sempat krisis kepercayaan dari banyak orang, yang paling saya ingat samapai saat ini adalah kata-kata malam itu yang membuat saya sangat terpuruk, saya saja tak menyangka kalimat-kalimat itu bisa keluar begitu saja dan itu sangat sakit sekali untuk saya). Saya sangat mengerti posisi mereka saat itu bagaimana, mungkin saya akan memberanikan diri untuk berkata “wajar”lah mereka seperti itu, tapi pernahkan terbesit dipikiran meraka saat itu “ kita teman ”.”kepercayaan” (sorry ini mah). Cuma itu sih yang saya sayangkan, kenapa bisa kejadian aja.. (kalo sekarang sih, karna salah pahamnya udah lurus kembali, ya biasa aja, bahkan bisa dikatakann lebih deket. Aganda jalan-jalan kepantai ditunggu ya. hahaha) dan atas dasar itulah yang membuat saya berfikir lebih baik saya kehilangan jabatan,kekuasaan daripada saya harus kehilangan sahabat-sahabatnya saya. Dan pada
Akhirnya saya dapt tersenyum lagi.
Selamat ya mas bro, selamat menjalankan amanah baru, diusahakan membantu sebisa dan sekuat saya, jujur saya tidak suka terikat. Tapi kalo Urusan bantu-membantu temen, saya jagonya. Andalkan saja. 

Berilah saya waktu jeda untuk menghilangakan pikiran saya mengenai kekuasaan mengahancurkan semuanya. Saya pasti akan kembali dengan pribadi yang lebih baik lagi. #sama-sama belajar ya, saling menyemangati minta maaf juga sebelumnya

#Inspirasi

coretan sederhana yang mempunyai makna luar biasa dari salah satu temen saya Heizlan Muhammad, seorang teman sekaligus abang ke dua saya yang banyak menginspirasi saya menjadi pribadi yang lebih baik. ya walau banyak ngeselinya,hahaha.
semoga bermanfaat   ___
Heizlan Muhammad
Maju Mahasiswa!!!
begitu banyak kontes bakat yang ada di Negeri kita dari beberapa waktu yang lalu hingga saat ini, mulai dari yang berskala Nasional seperti Indonesian Idol, X-factor, Miss Indonesia, dan berbagai program sejenis lainnya, hingga yang berskala Regional seperti kontes Muli Mekhanai di provinsi lampung ini. Belum lagi para idola impor dari berbagai negeri asing yang sengaja disuguhkan di mata rakyat indonesia, Walhasil, mata semua penduduk indonesia disuguhi habis-habisan dengan untuk menonton habis-habisan para idola buatan televisi tersebut.padahal, tanpa kita rasakan, ada sebuah mentalitas yang terbentuk disana, ketika pemirsa dipaksa menerawang ke alam fantasi bersama sang idola. Masyarakat kita memang haus idola. Sosok yang bisa dibanggakan dalam banyak hal. Namun kehausan itu justru disalahgunakan. Barangkali bagi kita hal ini memprihatinkan. Tapi bagi banyak orang biasa saja. Yang jelas, besok kita tahu-tahu sudah kebanjiran idola, yang sayangnya, terpilih bukan karena kualitas kepribadian atau keteladanan. 

Di lain pihak, amat langka ada sosok yang dijadikan idola karena keteladanannya. Mungkin sudah saatnya kita kembalikan esensi awal dari idola dan keteladanan, karena pada dasarnya, kedua hal tersebut berkaitan, sudah jelas bagi orang-orang yang cerdas, orang yang tidak dapat diteladani sikapnya, tidak pantas untuk dijadikan idola. 

hal tersebut jelas amat menyedihkan, ditengah maraknya gaya hidup hedonis yang melanda generasi muda, termasuk para mahasiswa di kampus, amat dibutuhkan sosok teladan yang mampu mengangkat moral kita, karena pada saat ini, negara tidak membutuhkan generasi muda yang tidak memikirkan kontribusinya untuk negara yang sedang sekarat ini, negara membutuhkan generasi muda yang unggul dan cerdas, bukan hanya unggul dalam bidang akademik, tapi juga unggul dalam hal akhlak, moralitas dan kesungguhan dalam menuntut ilmu dan bekerja.sejarah telah mencatat bagaimana pada masa lalu, begitu banyak idola yang bisa kita jadikan teladan, seperti teladan kita Rasululloh S.A.W, seseorang yang sudah seharusnya kita taruh pada daftar nomor satu idola kita, atau para panglima perang tangguh yang berakhlak mulia, atau para ilmuwan cerdas yang mau mempertaruhkan nyawanya sekalipun demi kemajuan ilmu pengetahuan, dan masih banyak lagi. 

Akan tetapi, pada masa ini, sungguh amat sangat disayangkan, pada saat masa muda kita ini, yang seharusnya menjadi pembentukan mental dan aklak kita, menjadi orang yang bermental baja dan berakhlak mulia, kita malah disuguhi dengan para idola kacangan, buatan para zionis yahudi yang sama sekali tidak pantas untuk kita teladani. Oleh karena itu jangan heran, jika banyak diantara kita, para mahasiswa, banyak yang menjadi mahasiswa bermental “anak SMA”, mahasiswa yang malah sibuk bersenang-senang sekehendak hatinya, bukannya belajar dengan tekun atau mengembangkan dirinya menjadi seorang entrepreneur tangguh atau seorang pemimpin yang hebat, mahasiswa jenis ini justru tergila-gila dengan kebahagiaan sesaat yang sifatnya menjerumuskan, dia yang menyangka bahwa dirinya telah memanfaatkan masa mudanya dengan baik, justru tidak mengisi masa mudanya dengan karya-karya nyata untuk Agama dan bangsanya, malah lebih memilih untuk menghabiskan masa mudanya untuk sebuah kesia-siaan. 

Semoga keadaan ini tidak membuat kita menjadi lemah, lemah hati, lemah akhlak, lemah kreativitas, lemah kemauan bahkan menjadi lemah iman, semoga kita juga dapat menemukan idola sekaligus teladan yang baik, yang dapat kita contoh akhlaknya, sehinga kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Bukan hanya sekedar idola yang tidak berakhlak dan tidak patut kita jadikan teladan.
pada akhirnya, jelas tidak semua orang akan menyatakan setuju pada pendapat yang saya tuangkan di tulisan ini, tapi saya mengajak pada semuanya, marilah kita menjadi orang yang mudah menerima nasehat, menjadi orang yang lembut hatinya, bukan malah keras hatinya dan tidak bisa menerima nasehat. Karena bagi orang yang cerdas, tidak ada salahnya berubah, jika itu demi keaikan diri kita sendiri.

Jumat, 07 Juni 2013

Bagaimana Menjadi Pemimpin yang Baik

pemimpin yang baik yang seperti apa ?
Berikut saya sajikan bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik (How To Be A Good Leader) dari buku Winning karya Jack and Suzy Welch. Berikut ringkasannya

1. Pemimpin Tidak Pernah Berhenti Untuk Terus Meningkatkan Kinerja Organisasi yang dipimpinnya. Memanfaatkan Setiap Peluang Untuk Mengevaluasi, Mengarahkan dan Membangun Kepercayaan Diri dari dirinya dan semua orang yang dipimpinnya. Manfaatkan sebagian besar waktu dan energi untuk tiga hal tersebut. Evaluasi – Menempatkan the right man on the right place, memberi support dan mengeluarkan orang yang tidak memberikan nilai tambah.Pengarahan – Menjadi pembimbing, memberi kritik, sekaligus membantu bawahannya untuk meningkatkan performa kerjanya dg berbagai cara.Membangun Kepercayaan Diri – Dengan memberi semangat, perhatian dan penghargaan atas pekerjaan bawahannya. Kepercayaan diri bisa memberi energi lebih untuk motivasi berprestasi. 

2. Pemimpin Meyakinkan Orang Untuk Bukan Hanya Melihat Visi, tapi Juga Hidup dan Bernapas dengan Visi Tersebut. Intinya, pemimpin harus menentukan visi teamnya dan membuat itu menjadi kenyataan. Caranya, pertama adalah buat visi itu sejelas mungkin, mudah dimengerti dan dicerna, nggak perlu jargon-jargon rumit, visi harus terus dikomunikasikan setiap saat dan dengan siapa saja. Masalah umum adalah, visi biasanya dibicarakan di tingkat atasan saja dan tidak menurun ke level bawahan, padahal visi hanya bisa dicapai jika semua orang terlibat.

3. Pemimpin ‘Merasuki’ Setiap Orang, Memompa Energi Positif dan Optimisme. Pekerjaan bisa amat berat, dan salah satu fungsi pemimpin adalah melawan tarikan gravitasi negatif dan memberikan aura positif dan optimisme, ini adalah teknik psikologis yang teramat bergantung pada pembawaan pribadi sang pemimpin, dan ini harus diasah jika ingin menjadi pemimpin yang berhasil. 

4. Pemimpin Membangun Kepercayaan dengan ketulusan, keterbukaan dan penghargaan. Bawahan harus mengetahu dimana mereka berdiri, pemimpin juga harus terbuka tentang kondisi usaha yang sebenarnya. Saat masa-masa sulit, pemimpin harus fair mengambil tanggungjawab untuk hal-hal yang salah, namun saat masa-masa kesuksesan, pemimpin harus royal dalam memberikan pujian dan penghargaan.

5. Pemimpin Memiliki Keberanian untuk Membuat Keputusan yang Tidak Populer dan Bernyali Besar. Ada kalanya seorang pemimpin harus mengambil keputusan yang sulit, seperti memecat pegawai, memotong anggaran, menutup proyek. Dia harus menghadapi berbagai tantangan dan kritik. Disini seorang pemimpin tetap harus menjadi pendengar yang baik dan menjelaskan keadaannya dengan jelas, sekaligus terus maju dengan keputusan tersebut jika memang itu yang terbaik bagi perusahaan. 

6. Pemimpin Selalu Tergerak oleh Rasa Ingin Tahu, Berusaha Mendapatkan Semua Jawaban dan Penjelasan, juga Mengutamakan Aksi Nyata. Intinya, menjadi seorang pemimpin bukan berarti menjadi seseorang yang tahu tentang segala detail. Pemimpin jangan segan-segan terlihat seperti orang bodoh saat menanyakan suatu hal yang tidak dimengertinya kepada bawahan. Setiap diskusi haruslah menggunakan kata-kata tipikal, “What If?”, “Why Not?”, “How Come?” yang semuanya membutuhkan penjelasan panjang untuk mendapatkan pengertian yang sejelas2nya. Pertanyaan2 tersebut bisa menaikkan suatu issue yang membutuhkan penanganan aksi nyata. 

7. Pemimpin Menginspirasi Pengambilan Resiko dan Pembelajaran dengan Memberi Contoh Nyata. Kedua hal ini biasanya manis dalam teori saja. Dalam menghadapi keseharian kerja, seoarang pemimpin harus bisa menjadi contoh bagi bawahannya, tegas namun juga tetap rasional (menerima penjelasan) dan tetap memiliki sense of humor, di satu sisi bawahan tidak menganggap pemimpinnya sebagai monster dan mereka nyaman bekerja dengannya namun juga tetap memiliki batasan yang jelas, intinya pemimpin haruslah baik hati namun tetap berwibawa. 

8. Pemimpin Merayakan Kesuksesan Bersama-Sama Membuat suatu perayaan kecil bersama saat suatu terget diraih kedengarannya kurang professional, namun sebaliknya, selalu ada hal-hal yang bisa dirayakan bersama. Perayaan spontan di kantor bisa membentuk atmosfer positif dan rasa dihargai. Jangan sia-siakan setiap momentum yang bisa dirayakan, dalam jangka panjang hal tersebut bisa membuat team lebih solid dan percaya diri. Work is too much part of life not to recognize moments of achievements. 

Terakhir Jack Welch, menjawab pertanyaan apakah kepemimpinan adalah bakat atau suatu hal yang bisa dipelajari? Jawabannya adalah, dua-duanya! Beberapa karakteristik seperti IQ dan energy, biasanya bawaan sejak lahir, namun di lain sisi, banyak hal-hal yang biasanya dipelajari dari kehidupan nyata dan akademis, kepercayaan diri di rumah, sekolah, dan bidang olahraga, pengalaman organisasi, pelatihan, interaksi dengan lingkungan sosial dan kerja, bagaimana menghadapi suatu kegagalan dan bangkit lagi, dan lain-lain, dengan waktu dan proses, kepemimpinan adalah suatu hal yang bisa diasah.
 SELAMAT MENJADI PEMIMPIN

 thank to :dpdknpikabupatenkotabaru

Sabtu, 11 Mei 2013

#kosong Terimaksih

terimakasih, kalian adalah sahabat-sahabat saya. saya tahu kalian pasti kecewa,saya tahu kalian pasti marah, dan paling saya yang paling tahu kalian adalah sahabat yang baik.terimaksih mau mengerti saya,terimakasih masih menghargai keputusan saya, dan terimakasih masih ada untuk saya sebagai teman. 

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

hari ini kondisi badan saya tidak terlalu fit,banyak tugas dan lapaoran sedikit menghilangkan rasa cemas saya, ketika saya mengingat satu persatu meraka diam, mereka pergi,dan mereka menjauh. saya tidak mau menyalahkan kalian yang seperti itu, itu hak kalian kan.

siang ini timbul keberanian saya untuk sedikit bercerita kepada mereka, awalnya saya hanya diam, seolah-olah tak ada yang perlu dipermasalahkan, saya tahu pasti kalian akan memulainya, dan tak menyangka secepat itu setelah sholat dhuhur, kata-kata itu muncul dari dia, awalanya saya biasa saja, berusaha tetap memakai topeng-topeng termanis saya. dan akhirnya saya lepas kendali,semuanya terucap,lepas satu persatu topeng ini. saya katakan yang ingin saya katakan, dia katakan yang ingin ia katakan. salutnya saya tak ada sedikitpun emosi marah yang diperlihatan , saya tahu mereka pantas marah, mereka pantas untuk kecewa, dan senengnya ia mau menghargai pendapat saya, mau menerima keputusan saya. dan untuk kamu bro." terimakasih ya,you are the best. maaf jika merasa dikecewakan, merasakan dibohongi. terimakasih masih mau bertemen dengan saya. temen sejati adalah mereka yang mau menghargai pendapat temennya, tidak memaksa, hanya memperingati(pastinya menghargai) bukan di ikuti atau mengikuti, tetapi berjalan bersama. kita sama-sama manusia kok, tempatnya salah dan khilaf. jadi saling mengingatakan saja bang. 
]
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. buat yang tadi nganterin pulang, mamas 'gw' makasih bro,masih mempercayai saya, saya ingat satu kalimat yang masih tersimpan rapat dalam memori saya "itu hak kamu ,jadi biasa aja", dengan nada biasa dan sangat dewasa menurut saya. kata-kata yang sedikit tadi itu membuat saya lebih kuat , dan memang tak pantas lagi saya memakai topeng topeng ini dihadapkan kalian.buat kamu juga yang dari masih setia menemani saya,dimana saya masih sendiri tapi kamu tetep ada disamping saya, seolah tak ada perbedaan diantara kita. Salutnya tak ada sedikit kata yang menyudutkan saya waktu itu, itulah yang membuat saya berani untuk bertemu pada mereka mereka. makasih ya bro. disaat saya sendiri sama masih punya temen yang benar hanya teman, tidak dikaitan dengan kekusaan,harta, bahkan jabatan. 

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
terimakasih ya. tetap menjadi sahabat-sahabat saya 

don't walk behind me; i may not laed; don't walk in front of me; i may not follow; just walk beside me and be my friend

Jumat, 10 Mei 2013

#kosong

Assalauaikum Wr.Wb 

sebelumya saya ingin meminta maaf kepada seeorang bahkan bisa dikatakan kelompok yang merasa terkhianati. 

bukan maksud hati saya untuk lari bahkan menjadi seseorang yang membelot dari kepentingan kelompok semata,saya tahu tujuan mereka baik, kami juga punya tujuan yang baik. kita sama-sama punya tujuan yang sama baiknya, bedanya hanya cara utuk melaksanakanya. 

menangis hati saya ketika hari ini saya menjadi seseorang yang dianggap jauh dari beberapa orang bahkan sahabat dekat saya. Saya sadar pilihan saya ini pasti menimbulkan kontra yang begitu dalam, saya sadar resiko terbesar yang harus saya jalani ketika mengambil keputusan ini, terenyah hati ketika dia berkata "musuh dalam selimut", duri dalam daging" dan sebagainya. kalo kalian seperti itu bertambah besar keyakinan saya untuk hengkang bahkan menjauh. Sekarang apa bedanya kalian dengan orang-orang diluar sana yang (sorry) mendokrin seseorang harus ikut. Saya mengerti sekali tujuan dan maksudnya begitu baik, kalo kalian sama saja seperti tetangga sebelah, apa bedanya ??? #ini kritik saya. 

saya tegaskan saya tidak pernah ikut kelompok tertentu bahkan menjadi fanatisme terhadap hal-hal diluar sana. Saya orang yang netral dan ini keputusan saya. Saya berhak memilih ideologi dan prinsip saya, saya berhak untuk mengeluarkan pendapat saya, kalian boleh, kenapa saya tidak ??? Saya juga tidak pernah memaksa kalian ikut terhadap prinsip saya,kenapa harus kekecewaan. 

" setiap orang berhak untuk berserikat, berkumpul dan mengelurkan pikiran dengan lisan dan tulisan ", itu yang masih saya tanamkan pada diri saya saat ini. kembali pertanyaan terulang . kalian boleh, kenapa saya tidak ??? 

iya, oke kalian menaggap kalian benar, begipun saya, saya menggangap ini benar. "hati saya tidak pernah dikuasai nafsu dan logikanya" itu yang saya tahu. sekarang saya balikan pernyataan anda "hati anda dikuasai nafsu dan logikanya" ?? berfikirlah, lihat diri kita sendiri baru mengomentari kehidupan orang lain. 

saya berfikir, yang benar pasti menang. pertanyaannya saya, kenapa mesti takut, kenapa mesti marah, kenapa mesti kecewa.kenapa mesti sedih dan kenapa harus menjadi lemah. kalo merasa bener maju aja, jangan liat kebelakang #saran saya yang kedua. Saya saja yang baru tetap merasa optimis loh.
kalo ditanya kecewa, bukan kalian saja yang kecewa. Saya sangat begitu kecewa dengan sikap sikap kalian. saya hanya ingin bediri sendiri menurut keyakinan saya. Tolong hargai pendapat saya .saya sangat menghargai pendapat kalian kok. kalo memang berbeda dengan tetangga sebelah, buktikan dong, from heart to heart,jangan main dokrin juga.temen yang baik, bukan mereka yang memaksakan kehendaknya. tapi meraka yang mengargai pendapat temen-teman nya.saya berharap dengan kejadian ini, kita sama-sama menjadi pribadi yang lebih dewasa, lebih bijak dalam mengambil keputusan(sekali lagi tolong hargai prinsip saya). jangan berfikir untuk menjauh hanya karena hal-hal yang duniawi saja. Ingalah Sahabat itu lebih indah dari segalanya. kalian adalah temen-teman saya kan ??? 

Saya pribadi meminta maaf buat seseorang yang telah kecewa, sorry bro ini lah saya, dengan banyak kekurangan,dengan banyak kekhilafan. saya hanya manusia biasa, seperti anda.Tempatnya salah, mari intropeksi diri masing-masing. anda mengangap hal itu baik, saya juga menganggap hal ini baik. begitu saja sih simplenya. 

sekarang terserah kalian mau mengagapnya sepeti apa, inilah saya
buat temen-teman yang merasa, ini hanya tulisan semata,inilah unek2 saya yang nmungkin baru seperempatnya, saya mohon maaf apabila ada kata kata yang menyinggung. Tidak ada sedikit pun dalam pikiran saya untuk menjatuhkan kalian, menyakiti kalain,kalian adalah temen saya.temen bukan tempatnya menyakiti, tapi memperingatai (sebelumya pastinya mengargai)
Walikumsalam wr. wb

Senin, 06 Mei 2013

#kosong

kehidupan itu memang seperti itu adanya. selalu ada dua sisi yang bertolak belakang.dan itu perlu ada,agar tetap menjadi kehidupan
alhamdulilah disela-sela rutinitas saya yang begitu padat sebagai mahasiswa p.biologi yang disibukan oleh tugas, makalah, laporan, kuis-kuis maupaun hal-hal lain yang tak bisa disebutkan satu persatu dini, saya masih dapat berbagi cerita mengenai perjalanan hidup ini.
berawal dari kejadian hari itu, entah mengapa temen-temen seolah senang sekali melihat saya tersudutkan bahkan sengaja menjatuhkan saya. Awalnya saya mencoba untuk tetap profesional, tapi lama-lama kok buat "keki juga ya", padahal saya belum pernah merasa berbuat salah pada mereka yang awalnya saya anggap temen baik. Entah memang saya yang salah atau memang mereka yang keterlaluan. ada yang mengatakan bahwa mereka iri terhadap kehidupan saya. sekarang pertanyaanya; apa yang mau di irikan dari saya, saya ini anak dari keluarga biasa,saya bukan orang kaya,pintar tidak,bodoh juga tidak.(cerdas pastinya :D)
Seorang teman atau sahabat baik yang benar-benar mengerti Anda, kadang sulit ditemukan. Bahkan tak jarang pula ada seseorang yang memakai kedok teman, tapi ternyata malah menikam Anda dari belakang.
1.Dia tidak bahagia pada kesuksesan Anda.Seorang teman pasti akan bahagia jika melihat Anda bahagia. Dia juga tidak akan menghalang-halangi kesuksesan Anda atau bahkan merasa iri saat melihat Anda bahagia. Seorang sahabat yang baik, pasti akan dengan senang hati mendengarkan berita bahagia Anda, juga siap menghibur saat Anda sedih. yaa, untuk yang ini memang ada,tapi setidaknya untuk sahabat-sahabat saya tidak.
2. Dia memanfaatkan Anda. Setiap kali dia menghubungi Anda, pasti selalu ada yang dia minta, mulai dari minta pertolongan, pinjam uang, atau apa saja. Bedanya, ketika Anda membutuhkan pertolongan, dia malah menghilang dan menghindar. Jika keadaannya seperti ini, jangan-jangan teman cuma memanfaatkan Anda saja.
3.Dia menjatuhkan rasa percaya diri Anda. Tak pernah ada pujian yang keluar dari mulut teman Anda. Memang, bukannya Anda gila pujian, tapi Anda juga pasti merasa sedih ketika teman selalu menjatuhkan rasa percaya diri Anda. Caranya bisa bermacam-macam, misalnya dengan mengejek, menertawakan, atau mempermalukan Anda, baik dengan kata-kata maupun perbuatan.
Dari kejadian itu saya berhipotesis. tak ada temen yang benar-benar jadi temen. ini kehidupan,tak mau ada yang dirugikan, tak mau ada yang disalahkan, tak mau ada yang direndahkan. sebagai anak biologi saya sependapat dengan teori seleksi alam. "yang kuat akan bertahan" ya benar saya harus sekuat rumput yang meski dicabut akan tumbuh lagi dikala kondisi lingkungan memungkinkan. kuat dan bertahan disini dengan cara yang sehat ya,bukan dengan cara-cara yang tidak berkelas.
hari ini kembali terulang lagi , saya dikecewakan untuk sekian kalinya, saya paling tidak suka ketika seseorang berjanji, kemudian mengingkarinya begitu saja. 5 temen saya berturut-turut dari pagi hingga sore ini huh.. hidup ini memang ya,selalu ada saja permasalahan. tapi seharusnya kita berterimaksih pada masalah karena hal itu kita masih bertahan untuk hidup. anda percaya ?? pikirkan
okelah saya tahu,saya punya kehidupan, mereka punya kehidupan, saya yang salah, terlalu membebani mereka,saya yang salah mengapa saya terlalu bergantung pada meraka,saya yang salah saya terlalu mepercayai mereka, dan saya yang salah mengapa harus minta tolong. dari hati kecil saya " itulah gunanya teman. iya kan ??? pertanyaanya sekarang manusia itu mahluk sosial, individual, apa sosial yang individual, apa individual yang dipaksakan sosial ??? biarlah waktu yang menjawab.
untuk sekarang berjalan seperti biasa nya.saya tahu ini belum tentu benar, perjalanan saya masih panjang, setidaknya untuk sekarang saya tahu sekarang teman,sahabat,musuh,lawan cuma beda tipis.(ini hipotesa saya hari ini)
Antara SAHABAT dan MUSUH: Sahabat dan musuh adalah orang-orang yang berada di sekeliling kita.
"Musuh adalah sahabat yang belum berdamai dan sahabat adalah musuh yang belum menyerang” (Fatkurrozi)
"Terkadang seorang musuh itu lebih terhormat daripada seorang sahabat yang mengaku baik" (Yanina).
Sahabat: Teman selalu ada disaat kita senang, tapi belum tentu ada disaat kita susah. Kalau ada pun belum tentu membantu kita, dan dia akan marah atau kecewa saat dia tidak di ajak bersamamu untuk bersenang-senang. Sedangkan sahabat selalu ada disaat kita susah, tapi belum tentu ada disaat kita senang. Dia tak pernah marah saat kamu tak mengajaknya disaat senang, dia mengerti kamu dan selalu ada untukmu di saat susah dan senang. Dia selalu ada meski kamu tak pernah meminta dia di dekatmu. Yang disebut sahabat adalah 1 hati dalam tubuh yang berbeda. Sahabat akan mengijinkan sahabatnya tumbuh dengan baik, begitu pula sebaliknya. Sahabat adalah orang yang akan selalu bersama untuk selamanya. Dia selalu berbagi dalam kesedihan dan kebahagiaan. Selalu ada dalam keadaan apapun, selalu mengerti keadaan, selalu memahami. Sahabat adalah seseorang yang kita kenal dan mengenal kita. Sahabat adalah orang yang dapat kita percayai menjaga segala rahasia kita. Sahabat adalah orang yang mengetahui kebaikan dan kekurangan kita. Sahabat adalah orang-orang yang seperjuangan dengan kita. Sahabat adalah orang yang selalu ada pada saat yang kita butuhkan. Sahabat adalah orang yang tahu apa yang kita mau tanpa kita katakan. Sahabat adalah orang yang akan merasa senang ketika kita senang dan menghibur kita ketika kita sedih. Sahabat selalu membimbing kita pada jalan yang benar. Sahabat adalah pemberi nasihat yang paling baik. Sahabat sangatlah susah untuk di temukan. Sejauh-jauhnya sahabat dengan kita, kita masih bisa saling komunikasi. Sahabat itu susah dicari, karena seseorang susah jika ingin dikatakan ia adalah seorang sahabat.
Musuh: Musuh adalah sesuatu yang jika disebutkan selalu menimbulkan makna negatif dalam benak setiap pendengar. Musuh tidak pernah menimbulkan kedamaian dalam hati, selalu menimbulkan kebencian dan kegelisahan. Dalam sebuah pertandingan, musuh adalah seseorang atau sesuatu yang mutlak harus dikalahkan. Dalam sebuah persaingan musuh adalah seseorang atau sekumpulan orang yang harus dijatuhkan. Namun ada satu hal yang seringkali tidak kita sadari dari seorang musuh, ada satu hal positif yang amat jarang kita perhatikan dari seorang musuh. Dalam prosesnya untuk menang, seorang musuh akan mempelajari secara detail mengenai lawannya. Bahkan musuh kita mampu melakukan hal yang ekstrim demi mendapatkan informasi mengenai diri kita dibandingkan dengan sahabat kita sendiri. Sadarkah kita bahwa pada dasarnya musuh kita adalah seorang yang justru paling memahami tentang diri kita, dibandingkan teman kita sendiri.
untuk kalian yang berfikir "CARA TERBAIK UNTUK MENGHANCURKAN MUSUH ADALAH MENJADIKANNYA SAHABAT".please buka mata kalian,bedakan ketulusan ketulusan orang tidak berdosa yang anda anggap sahabat itu, please liat kebaikan-kebaikan mereka.
Jadi sahabat bagi orang lain itu harus amanah, tapi kita harus sadar tidak semua orang yang menjadi sahabat kita adalah amanah.
mengambil pesannya om mario
Kehidupan ini bukan antara kita dan musuh kita. Jangan menjadikan musuh menjadi penghalang jalan keberhasilan kita. Tidak ada fitnah yang bisa mengena kalau tidak diijinkan Tuhan. Sebagian dari kita belajar dari pendidikan yang diberikan oleh pembenci. Tidak ada apa dan siapapun yang boleh menurunkan kualitas pribadi anda. Sehingga anggaplah mulai dari sekarang, semua yang memusuhi anda dikarenakan dia belum mengerti,Setelah mereka mengerti bahwa kehidupan anda adalah untuk kebaikan mereka,Mudah-mudahan mereka diberikan hidayah, pengertian dari Allah untuk menjadikan kita sahabat, bahwa musuh adalah sahabat yang belum jadi yang penting bagi kehidupannya..

Senin, 29 April 2013

#kosong

Aku temukan lagi sebuah cinta
Di dalam aura hadirmu
Aku rasakan kelembutan hati
Di mimpi indah kasihmu
Kita bisa nikmati rasa ini
Walau segalanya jelas terlarang
Kita bisa saling menyayangi dan mencoba
Tak peduli keadaan ini
akhirnya saya memberanikan diri untuk bercerita tentang hal ini,
"cinta",cinta itu apa, apakah cinta itu hanya dengan rasa suka saja, kalo begitu, banyak dong yang saya cintai
cinta itu buta, anda setuju ???
anda yang tidak setuju dengan istilah ini memberi alasan bahwa bukan cinta yang buta, melainkan orang-orang yang terkena virus cinta inilah yang terkadang terkena penyakit 'buta', yaitu buta karena rasa cinta yang mereka rasakan. Sehinggga dengan alasan cinta, terkadang mereka-mereka yang bercinta bisa dan mampu melakukan hal-hal yang 'gila'. Misalnya, memutuskan untuk mengakhiri hidup disaat cinta yang ia jalani tidak berakhir dengan kebahagiaan, atau melawan kehendak orang tua yang tidak setuju dengan cintanya dan lari pergi sejauh-jauhnya dari orang tua yang telah menghidupinya sejak kecil, atau tega mengkhianati teman karib karena rasa cinta yang terpendam dalam hatinya terhadap pasangan teman karibnya, dan masih banyak lagi contoh lainnya. Bukankah ini berarti bahwa bukan cinta yang buta, tapi orang yang bercinta itulah yang terkadang menjadi buta mata hatinya karena cinta, sehingga dapat melakukan hal-hal yang gila.Saya pribadi setuju ini karena cinta tidak mungkin buta. Karena kalau cinta itu buta maka logikanya kita semua yang merasakan cinta akan saling bertubrukkan satu sama lain. Selain itu, cinta bagi saya adalah naluri, perasaan mulia yang dimiliki manusia yang pada hakikatnya memiliki jiwa. Cinta adalah pemberian yang besar dari Allah SWT yang maha menyinta dan Allah SWT menganugrahkan perasaan ini kepada manusia untuk dijadikan pegangan dalam menjalani kehidupan selama di dunia yang fana ini. Dan dengan cinta, manusia diharapkan dapat menjalin hubungan kasih diantara sesama manusia.
Cinta itu adalah sesuatu yang murni, putih, tulus dan suci yang timbul tanpa adanya paksaan atau adanya sesuatu yang dibuat-buat, Menurut saya pribadi cinta itu dapat membuat orang itu dapat termotivasi untuk melakukan perubahan yang lebihb aik daripada sebelum ia mengenal cinta itu. Cinta itu sesuatu yang suci dan janganlah kita menodai cinta yang suci itu dengan ke-egoisan kita
tersenyum saya menulis hal ini,"cinta". Saya juga insan biasa yang bisa jatuh cinta,insan biasa yang juga yang haus akan perhatian dan kasih sayang.
cinta itu hadir kapan saja dan pada siapa saja,anda sejutu ???
saya mau bilang "saya jatuh cinta", ingin sekali saya katakan padanya, tapi rasa takut akan kehilangan itu selalu mengalahkan semuanya, saya takut jika saya bilang tentang cinta, semua yang kami bangun dari awal akan hancur berantakan. entahlah apakah ini lebih baik , berjalan seperti air mengalir, tanpa ada kejelasan yang terang.
untuk sekarang inilah jawabanya...
saya akan belajar mencoba berkata jujur padanya .. "i love you"