about my life

Waktu terus berjalan, belajarlah dari masa lalu,
bersiaplah tuk masa depan, selalu berikan yg terbaik untuk hari ini.
Selalu berpikir positif, jadikan kegagalan hari ini sebagai pengalaman hidup yg berharga tuk menjalani hari esok.


So buat temen-temen mari kita Bersahabat
follow me twitter @robin_ys
facebook http://www.facebook.com/robin.ys

Rabu, 18 Desember 2013

Bayangkan ku melayang Seluruh nafasku terbang Bayanganku menghilang Semua tanpamu teman. 
Bila nafasku lepas, Semua langkah yang lelah, Semua waktu yang hilang Tapi bayangmu tetap.

Ingatkan ku semua, wahai sahabat Kita untuk selamanya, kita percaya
Kita tebarkan arah dan tak pernah lelah Ingatkan ku semua, wahai sahabat
Ingatkan ku semua, wahai sahabat Kita untuk selamanya, wahai sahabat 
 Kita bagai cerita, wahai sahabat Ingatkan ku semua, wahai sahabat 

#kosong

melihat senyum nya hari itu begitu menyenangkan, rindu sekali senyum itu..
andai kita kenal sejak dulu
andai kita bertemu bukan di moment itu

andai kamu bukan dia, andai aku bukan kamu
andai andai dam andai ...

ingatlah hari itu, simpanlah dalam hati, cukup cukup dan cukup simpan dan gembok, biarkan kunci itu hilang karena itu memang yeng terlebih baik.
i hope you are my eye

Selasa, 17 Desember 2013

#kosong

alhamdulillah dengan mengucap rasa syukur yang begitu mendalam akhirnya dapat menuntaskan amanah menjadi assisten praktikum.begitu banyak moment berharga yang telah dilalui

awalnya sih coba-coba, hanya mengikuti arus yang datang tapi akhirnya luarbiasa.
cerita ini bermula ketika saya mendaftar menjadi asissten praktikum dosen IPA Biologi, mulanya saya mendapatkan amanah menjadi assisten di prodi Biologi, tapi saya berfikir tidak akan menjadi berkembang kalo menjadi tamu di dalam keluarga sendiri selain itu jika diluar prodi sendiri  mungkin akan menambah link ,chanel di dunia kerja nanti bahkan pengalaman yang lebih karena akan bertemu dengan bermacam-macam tipe kepribadian. ditambah lagi untuk mengajar di prodi Biologi sendiri jujur aja masih takut salah konsep. Tanpa ragu saat pengguman saya meminta di pindahkan di prodi Fisika. Ya entah kenapa saya memilih fisika, saat itu cuma yang terbesit dalam otak saya hanya fisika. 
mbk mei, mbk mareta, dan melrisda itulah temen-temen assiten praktikum seperjuangan . untuk para asisisten oke lah secara mereka temen-temen saya di kelas yang saya tau persis watak dan kebiasaan mereka, untuk mbk mareta walau kakak tingkat beliau juga masih sejalan dan sependapat dengan kami, 
Saat masuk perdana menjadi assisten masih ingat sekali itu ancur ancur dan ancur banget, gimana nggak ada bu neni coy dosen paling sip di P.biologi. beliau meminta kami menjadi objek pangamatan S3nya. karena tegang sekali sampe-sampe saya lupa dalam membedakan preparat awatan melintang dan membujur. dan itu memalukan sekali sebagai assisten.

Untuk praktikum selanjutnya saya terpacu untuk menjelasakan konsepan materi secara lengkap, jelas dan benar. Dengan rajin membaca buku saya mendapatkan pengetahuan-pengetahuan baru yang luarbiasa. dan disinilah menurut saya nilai plus menjadi assisten , bertambah ilmunya, bertambah amalan.

untuk anak-anak praktikan nya sendiri, emmm luarbiasa sekali saya ucapkan , saya seakan mempunyai kelas mini dengan banyak sekali watak yang berbeda, dan ini mungkin gambaran saya nanti ketika menjadi guru. awalnya begitu membosankan,akan tetapi dengan berjalanya waktu mereka begitu menyenagkan. nilai displin dan jujur yang kami tanamkan walaupun tidak 100 % okelah. Dengan kepolosan mereka tak jarang membuat saya tertawa dan melupakan lelahnya amanah ini sesaat. mereka seakan memberikan energi positif ketika saya sedang bad mood,capek dengan tugas-tugas kampus.Pasti akan kangen moment-moment pretes, post tes saat pemberian materi, saat  ngobrol-ngobrol gak jelas, apalagi saat utp yang membuat para assiten bersitengang saat pengambilan keputusan anak-anak yang belum menggumpulkan laporan praktikum.

Untuk laboratorium tercinta , sebutan anak sekret mungkin tak menjadi ciri khas lagi, karena tahun ini saya memutuskan mundur dari kehidupan organisasi kampus yang menurut pandangan saya begitulah. (lain kali saya ceritakan ya) sebutan anak lab mungkin lebih  cocok karena sebagian waktu saya berada di lab pembelajaran biologi tercinta. entah itu ngerjain tugas, ngobrol ama temen, kakak tingkat, atau belajar mengamati dan melakuakan percobaan baru. dan inilah point plus tambahan menjadi assisten praktikum.

begini akhirnya sedih memang,tapi harus dilewati, seakan masih banyak sekali pengalaman dan ilmu yang belum saya dapatkan. saya ucapkan terimakasih telah memberikan banyak sekali pengalaman hidup, terimakasih diberi kesempatan menambah ilmu-ilmu baru, terimakasih dapat mengenal mereka,dan terimakasih atas respon yang positif dari meraka. saya meminta maaf jika masih banyak sekali kekurangan dan saya mengakuinya, semoga dengan adanya hal ini saya menjadi tahu kekurangan dan kelebihan saya

Minggu, 01 Desember 2013

#kosong

saya tahu ini salah , dan saya akan memperbaikinya
saya punya orang tua yang luarbiasa, saya punya keluarga yang damai. saya punya sahabat yang begitu mencintai saya. keliatanya memang sempurnya,dan memang begitu tapi namanya manusia tidak pernah puas.

entah mengapa saya begitu kosong , tujuan hidup saya nol, targetan-targetan hidup saya turun,karena aktivitas hidup saya yang datar / memang kehidupan ini yang statis. entah lah apa ini yang membuat saya terjerumus kedalam hal ini. setidaknya untuk sekarang saya berterimakasih pada allah masih di ingatkan dan masih di jaga keimanan nya,

saya akan berusaha penuh untuk berubah, itu janji saya.
saya mohon sukseskan lah.

tentang jati diri

aku sejati adalah jati diri kita (berupa eksistensi) yang sesungguhnya yang ada dahulu, sekarang dan yang akan datang.

Setiap orang memiliki jati diri yang mempunyai keunikannya masing- masing. Kata "keunikan" ini sengaja dipakai untuk menggantikan kata "kelebihan dan kekurangan" agar kita tidak terjebak dalam pandangan untuk saling membandingkan. Keunikan jati diri masing-masing ini adalah merupakan hasil dari proses-proses terdahulunya dan merupakan awal dari proses kedepan yang juga tidak perlu dibandingkan dan dinilai berlebihan, akan tetapi haruslah dipahami dan disadari sepenuhnya.

Secara singkat dapat saya utarakan bahwa hal - hal yang harus dapat kita kenali dari diri kita adalah sebagai berikut:

  • Sifat - sifat dan karakter

    Setiap orang pasti membawa sifat-sifat dan karakternya sendiri-sendiri, setiap orang walaupun bisa saja ada kemiripan tapi tidak pernah ada yang sama persis dalam hal ini.

    Menurut saya sebenarnya sifat-sifat dan karakter dalam diri seseorang ini tidak ada batasan "baik-buruknya" karena bagaikan "rasa dan aroma dalam setiap masakan saja", hanya saja kalau banyak orang yang dapat menerima dan menyenangi maka dianggap "baik" sedangkan kalau banyak orang tidak dapat menerima dan tidak suka maka dinilai "tidak baik". Tentu pada akhirnya mau tidak mau harus "ada penilaian", yang mana sebagai kaum Siu Tao ( ) kitapun tidak bisa terlepas dan sudah sewajarnya berusaha mengejar nilai-nilai berlaku yang baik.
     
  • Hasrat dan keinginan

    Setiap orang pasti memiliki hasrat dan keinginannya masing-masing, yang biasanya adalah merupakan refleksi dari sebuah bentuk ideal / cita-cita yang awalnya bersumber dari ego. Dalam bentuk yang paling sederhana dan murni bisa disimpulkan bahwa ego semua manusia itu pada dasarnya adalah "baik" karena secara alamiah bersumber dari "survival spirit" (naluri mempertahankan hidup). Sehingga setiap manusia selalu bermotivasi untuk mempertahankan hidupnya serta terus mengembangkan hidup ke kondisi yang semakin baik dan jauh dari resiko - resiko kesusahan baik secara fisik maupun mental.

    Nah, karena begitu kompleknya keadaan yang ada maka akhirnya latar belakang dan kesempatan yang ada pada seseorang akan berbeda dengan orang lainnya. Hal ini pulalah yang kemudian harus bisa juga dipahami dan disadari sehingga kita bisa benar-benar menyatu dengan hasrat dan keinginan kita sesuai kealamiahannya masing-masing (hasrat dan keinginan ini saya anggap sebagai suatu daya pendorong gerak yang sangat murni dan tulus). Tetapi tentunya keadaan sosial tetap harus dijadikan rambu-rambu keseimbangan geraknya.
     
  • Kemampuan

    Penguasaan terhadap suatu hal yang merupakan ciri khas seseorang yang dimiliki dan didapat secara dan dalam kealamiahannya masing - masing, haruslah terus digali dan dikembangkan serta dipergunakan secara positif demi kepentingan kebaikan yang semakin luas semakin baik. Dalam hal ini yang namanya kemampuan itu, normalnya memang akan selalu terasa kurang bagi semuanya, karena adanya kondisi persaingan yang semakin mengetat.

    Oleh karena itu jika bisa mengenal kemampuan diri maka secara lebih gampang pula kita dapat terus mengembangkannya sehingga mencapai suatu level yang relatif tinggi. Biasanya kemampuan seseorang itu berupa wawasan, pengetahuan, kepandaian dan keahlian, yang merupakan hasil dari perpaduan antara intelegensi dan emosi melalui proses belajar (baik sekolah maupun otodidak) serta pengalaman-pengalaman sepanjang hidupnya.

    Dari sini, maka kita dapat disimpulkan bahwa "belajar" dan "berlatih" adalah dua hal pokok yang sangat berperan dalam usaha meningkatkan kemampuan diri.
     
  • Ketidakmampuan & keterbatasan

    Diluar kemampuan yang ada, maka adalah hal yang alami pula bahwa setiap insan didunia ini selalu diliputi juga oleh ketidakmampuan dan keterbatasan (sengaja penulis tidak menggunakan kata "kelemahan" untuk memberikan nuansa optimisme).

    Adapun merupakan hal yang juga tidak kalah pentingnya dalam proses pengenalan diri kita masing-masing untuk justru lebih mengenal ketidakmampuan dan keterbatasan yang ada dengan motif untuk memperbaiki dan merubahnya sebisa mungkin sehingga menjadi faktor yang bahkan dapat diandalkan. Dalam masalah ini memang kemauan dan usaha keras secara konsisten mutlak diperlukan , karena biasanya untuk dapat bisa "mengakui" bahwa kita mempunyai ketidakmampuan dan keterbatasan saja sudah sangat sulit (karena harus melawan ego dan kesombongan kita) apalagi untuk merubahnya.

    Modal dasar utama yang diperlukan untuk mengatasi hal ini adalah kejujuran dan keterbukaan. Akan tetapi dilain sisi, jangan pula kita sampai terjerumus dan terseret arus pola berpikir pesimis yang akhirnya justru membesar-besarkan faktor ketidakmampuan dan keterbatasan yang ada menjadi senjata dan alasan untuk meng "cover" semua hal dalam kehidupan ini yang memang sulit dan berat bagi siapapun.
     
  • Latar belakang

    Latar belakang bisa dianggap sebagai akar dari semua perkembangan yang timbul dan ada sekarang ini bagi siapapun juga. Walau kita pada akhirnya memang tidak perlu mempermasalahkan tapi bisa memahami latar belakang dari diri kita sedikit banyak dapat berguna untuk mengetahui siapa dan bagaimana diri kita yang sesungguhnya.

    Oleh karena itu pula dalam metode-metode pengembangan kepribadian yang paling modern sekalipun, pemanfaatan latar belakang diri seseorang sebagai alat refleksi diri untuk membangkitkan pemicu semangat kearah yang lebih efektif masih sangat ampuh dan bermanfaat. Didalam hal ini kita sebagai seorang insan Tao modern yang proaktif tentunya diharapkan juga dapat memahami dan menyadari hal tersebut, sehingga dapat memandang diri sekarang ini secara komprehensif sebagai suatu hasil dari proses-proses terdahulu yang berkesinambungan untuk dijadikan landasan kearah depan yang lebih baik dan semakin baik.
     
Bagi sebagian orang mengenali diri sendiri mungkin adalah masalah yang mudah tapi umumnya sebagian besar orang menganggap adalah masalah yang sukar dan sulit. Secara pribadi saya sendiri berpendapat bahwa mengatasi proses pengenalan diri sendiri ini memang bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah dan gampang. Permasalahan utama yang sering timbul dan menghambat kita untuk dapat mengenali diri kita ini adalah kemampuan diri untuk berdiri secara "jujur, obyektif dan adil" dalam memberikan pandangan terhadap diri sendiri.

Nah, dalam kenyataannya memang hal inilah yang justru jarang bisa dilakukan oleh setiap orang . Akhirnya proses mengenali diri sendiri ini memang akan menjadi sangat sulit dan membingungkan karena faktor ketidak jujuran, ketidak obyektifan dan ketidak adilan dalam memandang diri itu sendirilah yang harus bisa disadari dan diperbaiki .

sumber : http://tentangjatidiri.blogspot.com/dengan pengubahan seperlu

Aku Kembali

Saatnya untuk kembali..
Kembali untuk menata diri..
Menata Hati untuk mengabdi..

Menata Jiwa agar berjaya
Berjaya di dunia
Dan juga kelak di Alam Jaga.

Kembali.. Kembali.. Untuk Berbagi..

Sabtu, 07 September 2013

Cinta Tanpa Harus Dikatakan

cerita ini di mulai ketika ada sebuah percakapan antara 2 manusia,"perlu gak sih diumur 20 tahun cinta itu dikatakan" iya itu yang akan kita bahas pada kesempatan hari ini.

hari itu saya pergi bersama salah satu sahabat saya kesuatu tempat yang okehlah bisa dikatakan luarbiasa walaupun ada tapinya sih , dalam perjalanan seseorang bertanya seperti ini "bin, memang masih perlu ya diumur 20 tahun cinta  itu dikatakan ? saat itu secara reflek saya menjawab, ya perlu lah boy, kasian lah di php in(pemberi harapan palsu) itu jawaban saya ketika itu. menurut kalian gimana ??

akan tetapi setelah saya pikir Perlu tah cinta itu di katakan ?? sempat ada keraguan saya hari ini.ketika hati sudah berkata cinta, semua tidak jelas, semuanya ambigu, dan semuanya abstak.

saya berfikir seperti ini, banyak orang yang mengatakan cinta, tapi sesungguhnya tidak. Namun, mungkin akan lebih banyak lagi orang yang tidak mengatakan cinta, tapi mencintai dengan sungguh-sungguh. Jika kita harus memilih, lebih kepada siapakah kita akan memberikan cinta?

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas cinta secara global. Pembicaraan tentang cinta, meskipun selalu identik dengan kekasih atau pasangan hidup, tapi cinta adalah milik siapa saja dan untuk siapa saja. Cinta adalah sesuatu yang unik dan tak pernah ada habisnya. Cinta itu menguatkan sekaligus melemahkan. Cinta itu memberikan inspirasi untuk banyak hal. Cinta itu luas dan dalam. Cinta itu… cinta. cinta selalu ada cinta.

Satu hal yang menarik untuk dibicarakan adalah tentang pernyataan cinta itu sendiri. Sebagian besar orang memulai hubungan sebagai sebuah pasangan sejak munculnya pernyataan cinta. “Aku Cinta Kamu” seperti sesuatu yang menjadi syarat bahwa seseorang ingin menjadi pacar atau kekasih seseorang yang lain. Hubungan itu menjadi sah ketika pernyataan yang dikeluarkan memiliki balasan yang sama.

Hal lain yang mungkin terjadi adalah kita tidak mengetahuinya atau tidak terlalu mempedulikannya. Mereka tidak mengatakannya, tapi mereka menggunakan cara lain untuk menunjukkan cinta kepada kita. Terkadang cinta itu begitu dekat sehingga kita tidak menyadarinya. Terkadang cinta itu muncul dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita merasa itu sebagai sesuatu yang biasa dan tidak istimewa.

Kawan,
Tidak semua cinta begitu mudahnya terlihat. Jika kita mau dan berusaha, kita akan bisa menemukannya. Ini semua hanyalah sebuah permasalahan melihat dan dilihat, menunjukkan dan menyembunyikan. Apapun itu, percayalah bahwa cinta itu ada.



-dengan pengubahan seperlunya
from : http://lambertoes.wordpress.com

Jumat, 05 Juli 2013

#curhat

                                                       05-07-2013


Hari banyak pelajaran hidup yang saya dapatkan. hal-hal yang tejadi hari ini membuat saya tersadar, saya seorang lelaki yang berumur 20 tahun, tidak muda lagi dan memang itu kenyataan nya. seharusnya saya bukan lagi remaja yang masih mencari jati diri, tetapi remaja yang masih menapaki dan meniti runtutan jalan yang berliku menjadi pria dewasa seutuhnya. ya pria dewasa seutuhnya, bukan remaja laki-laki yang manja, mau menang sendiri dan mau enaknya saja. yah setidaknya saya telah melewati masa-masa itu , sempat ragu akan keputusan saya meninggalkan kesenangan -kesenagan sesaat yang ada di depan mata. dan memang itu sangat menggiurkan. akan tetapi ketika mengingat saya harus menjadi pria dewasa seutuhnya, menjadi kepala keluar anak dan istri saya nanti. "Anak dan istri" ,hehe.. dulu saya sempat mencemooh teman-teman saya yang berfikir akan menikah,punya istri.punya anak "hello lo masih 19 tahun, buat apa mikirin kearah sana, nikmati aja dulu, seneng-seneng aja dulu, tapi hari ini ada beberapa kata yang perlu saya revisi dan saya ubah..


saya sadar sekali  apa yang saya lakukan hari ini akan berdampak besar di kehidupan saya mendatang. dan memang itulah hukum alam yang benar.

"berfikirlah dewasa, bukan hanya sedikit, tapi se-optimal mungkin"
Saat ini saya merasa menjadi manusia yang sangat boros terhadap waktu, membuang waktu yang hanya sebentar akan di kasih oleh allah, saya merasa menyesal sekali banyak hal-hal yang saya lakukan hanya sia-sia saja. apalagi ketika mengingat banyak sekali keputusan-keputusan yang saya ambil dengan emosi dan hanya untuk hari itu juga, bukan untuk masa yang akan datang.

saya merasa sangat hina sekali mengingat kelakuan-kelakuan saya selama ini, mungkin terlihat dari luar bagus, tapi tidak ada yang tahu kan bagaimana dalamnya selain saya dan allah SWT. hari ini saya ingin bilang maafkan saya ya allah, saya tahu betapa hinanya kelakuan-kelakuan saya selama ini, saya mohon ampun, mudahkanlah saya dalam berubah menjadi lebih baik. ampuni kesalahan hamba mu ini.
 "Setiap nafas yang kita  hembuskan itu adalah dari ALLAH,
"Setiap langkah kaki yang kamu pijakkan adalah dari ALLAH,
"Setiap benda berwarna-warni teratuk di mata kita itu adalah karunia ALLAH,

mulai dari sekarang saya akan mencoba dan berusaha se-maksimal mungkin untuk berubah
menata ulang semua kehidupan ini. memperbaiki yang rusak. dan membuang hal-hal yang tidak berguna. menjadikan diri ini layak menjadi pria dewasa. 
ingatlah kamu akan jadi pemimpin besar, itu takdir yang tidak bisa diubah. Insyaallah

 "Kalau kau bertanya pada matamu, dia hanya tahu yang dia lihat. Kalau kau bertanya pada telingamu, dia hanya tahu apa yang dia dengar. Kalau kau bertanya pada bibirmu, dia hanya tahu apa yang dia ucap. Kalau kau bertanya pada hatimu, dia tahu segalanya"

Minggu, 30 Juni 2013

MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN

 “Sekiranya manusia mengetahui kebaikan-kebaikan yang terdapat di Bulan Ramadhan, tentu mereka mengharapkan agar seluruh bulan adalah bulan ramadhan” (HR. Ibnu Huzaimah)
“Tiada seorang yang shaum sehari saja karena Allah melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejarak tujuh puluh tahun”.
(HR Bukhari - Muslim)
“Barang siapa shaum karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni
dosanya yang lalu” (HR Bukhari-Muslim)


robinys
Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Artinya, kita akan kembali dihadapkan pada kewajiban yang termasuk dalam salah satu perkara 5 Rukun Islam dimana bulan Ramadhan adalah Tamu agung yang dicintai Allah, RasulNya dan orang-orang beriman. Tamu yang  selalu disambut dengan hati suka dan gembira. Bulan penuh rahmat dan keberkahan, yang di dalamnya Allah menjanjikan berjuta pahala dan ampunan.

Selain memerintahkan shaum, dalam menyambut menjelang bulan Ramadhan, Rasulullah selalu memberikan beberapa nasehat dan pesan-pesan. Inilah 'azimat' Nabi tatkala memasuki Ramadhan.

“Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir.

Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.

Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”

“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”

“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”

“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah)

“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”


Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.”

Ramadhan harus menjadi titik awal kita dalam bercermin diri mengadakan perbaikan menuju kehidupan Islami. Kehidupan yang bertabur dengan iman, taqwa dan ukhuwah terhadap sesama saudara. Madrasah tempat kita berusaha membebaskan diri dari belitan hawa nafsu agar kelak Allah membebaskan kita dari azab neraka yang pedih.

Bulan Ramadhan adalah kesempatan bagi kita memperbanyak  amal yang dicintai dan di ridhoi Allah. Memperbanyak syahadah dan istighfar. Juga memperbanyak doa dan memohon semoga Allah sudi memasukkan ke dalam surga dan mengharamkan neraka bagi kita. Berlomba sekuat tenaga, meraih malam  yang setara dengan seribu bulan yaitu Lailatul Qodar serta dihindarkan dari kesengsaraan hidup di Yaumil Qiyamah.

Akhirnya, kita berdoa agar Allah berkenan memberkahi kita terutama di bulan Rajab dan Sya’ban serta menyampaikan kita ke bulan Ramadhan. Kita memohon kepada Yang Maha Rahman semoga mengizinkan kita beribadah di dalamnya, merahmati kita di awalnya, mengampuni kita di tengahnya, menyelamatkan kita dari neraka di akhirnya dan mempertemukan kita dengan Ramadhan berikutnya. Amin.

Marhaban Yaa Ramadhan......

from: http://www.meriwardanaku.com

Sabtu, 29 Juni 2013

berbicara mengenai "kesombongan"

entah kenapa seminggu ini ada perubahan pada orang-orang di sekililing saya, entahlah mungkin saya yang salah, dan mungkin saya yang terlalu "lebay" dalam melihat prilaku meraka. ucapan yang biasanya lembut, terdengar semakin kasar, pandangan yang biasanya penuh cinta, terlihat angkuh dan benci .ini menurut saya

yah, begitulah manusia pada umumnya, wajarlah tak ada yang sempurna,itulah manusia
saya membayangkan berada dalam posisi mereka, 
 kemungkinan besar saya akan bertindak seperti itu, bahkan bisa lebih daripada itu.
dalam kesempatan ini tak ada sedikit pun saya marah ataupun kembali membanci, ketahuilah sungguh rasa sayang yang luar biasa yang ada.

untuk itu mari kita sama-sama berbenah diri, masih banyak yang perlu diperbaiki, bukanya sesama manusia harus saling mengasihi. untuk itu tidak ada salahnya saling mengoreksi diri.

mari kita sama renungkan ambil pelajaran hidup dari pengalaman hidup ini

Salah satu yang merupakan dosa besar namun ternyata di antara manusia masih banyak yang mengerjakannya, ialah sifat sombong. Sombong adalah salah satu sifat yang dibenci Allah SWT. Karena seseorang yang dalam hatinya terdapat sifat sombong berarti ia telah menyaingi Allah.


Sombong dapat berarti menganggap dirinya paling utama dan memandang orang lain rendah/ hina. Seseorang yang dihinggapi sifat sombong maka ia akan merasa dirinya berada di atas, sehingga ia merasa tak pantas lagi mengerjakan ini dan itu, semua dianggap kecil (remeh) baginya. Segala yang ada di luar dirinya telah dipandang rendah dan hina. Sombong dapat menjadi penghalang seseorang berbuat kebaikan. Oleh karena itu, Ibnul Qayyim mengkategorikan sifat sombong sebagai salah satu rukun kufur. Sehingga sombong merupakan salah satu yang dapat merusak dan menghancurkan Islam.



Mengenai sifat sombong Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan” (Q. S. al-A’raaf [7]: 40)
Maksud dari ayat di atas ialah bahwa orang-orang yang tertanam di dalam hatinya sifat sombong, doa dan amal mereka tidak akan diterima oleh Allah. Mereka tidak mungkin masuk surga sebagaimana tidak mungkin masuknya unta ke lubang jarum. Pada ayat di atas disebutkan pula bahwa sombong adalah suatu kejahatan. Di mana sifat ini sudah tentu dibenci oleh Allah dan juga tidak disukai oleh sesama manusia. Dalam ayat yang lain Allah SWT menegaskan, (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong.” (Q.S. al-Mu’min [40]: 76).

Dalam kehidupan umat manusia, dapat diidentifikasi bahwa ada beberapa penyebab timbulnya sifat sombong dalam diri seseorang.
Pertama, sombong karena kekayaan. Tak dapat dielak memang, bahwa hidup ini memerlukan uang (harta) untuk melakukan setiap aktivitasnya. Tak ada yang mau hidup sengsara sehingga semua berlomba mengumpulkan kekayaan. Namun kekayaan yang banyak itu dapat melenakan. Mulai ada rasa membanggakan diri sebab banyaknya harta yang dimiliki. Merasa segala-galanya dapat diperoleh dengan mudah jika telah memiliki kekayaan. Ada perasaan mengabaikan dzat Allah. Padahal manusia saat terlahir dalam keadaan miskin dan mati pun dalam keadaan miskin. Tak ada harta yang dibawa ketika meninggal dunia. Pun kekayaan di dunia tak ada manfaatnya lagi bagi diri kita ketika sudah mati. Oleh karenanya sungguh tak pantas kita membanggakan kekayaan, sebab sejatinya segala kekayaan yang kita miliki adalah milik Allah SWT dan akan kembali pada Allah pada waktunya nanti.
Kedua, sombong karena kekuasaan atau jabatan. Dengan posisi struktural yang tinggi pada suatu instansi/ lembaga terkadang menjadikan seseorang merasa bangga atas kelebihan-kelebihan dan kualitas pribadinya. Dengan jabatannya ia merasa menjadi orang yang paling wajib dihormati, sebab ia berpikir hanya orang hebatlah yang bisa memperoleh jabatan sehingga patut mendapat sanjungan dan dihormati. Namun sebenarnya tidak pantas kita membanggakan jabatan. Kita memang mulia (derajatnya lebih tinggi) di hadapan manusia, namun belum tentu mulia di hadapan Allah. Dan sesungguhnya jabatan itu hanyalah titipan dari Allah. Kekuasaan pun tak kekal, akan berpindah tangan jua.
Ketiga, sombong karena wajahnya. Ada orang yang karena wajahnya indah kemudian dengan semena-mena merendahkan orang lain. Padahal di mata Allah semua manusia sama derajatnya, yang membedakan hanya ketaqwaan, bukan karena indahnya wajah. Sesuai firman Allah berikut. “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu” (Q.S al-Hujuraat [49]: 13). Padahal wajah yang indah itu jika sudah tua maka akan menjadi jelek juga. Justru seseorang yang diberi wajah yang rupawan itu seharusnya bersyukur karena itu merupakan kelebihan yang Allah beri, dan harus dijaga dan dirawat tentunya. Bukan malah menjadikannya sombong.
Keempat, sombong karena kekuatan fisik. Memang dengan kuatnya fisik bisa menjadi suatu kebanggaan, namun tidak benar jika sampai menjadikannya sombong. Kekuatan tak akan abadi, seiring berjalannya waktu lama kelamaan setiap orang akan jadi lemah juga.
Kelima, sombong karena ilmu. Ada orang yang karena kepandaiannya menjadi sombong. Merasa segala ilmu yang didapat adalah hasil jerih payahnya sendiri, lupa bahwa ilmu adalah Allah yang memberi. Mengabaikan keberadaan Allah Sang Pemberi Ilmu. Jika ilmu itu dicabut, dan Allah mempersulit ia menyerap ilmu maka sungguh ia tak mampu bernuat apa-apa dan tiada berdaya lagi.


Sifat sombong akan hilang dengan cara mempelajari sifat rendah hati yang datang bersamaan dengan waktunya. Jika Anda melihat diri sendiri sombong dan angkuh terhadap orang lain, maka yang harus Anda lakukan adalah meninggalkan sifat tersebut dan mencelanya.Melakukan aktivitas yang dapat mengembalikan jiwa ke kondisinya yang normal, seperti mengangkat barang, melayani orang lain dan beraktivitas di rumah.Mengingat kembali proses pertumbuhan Anda, bahwa Anda diciptakan dari sperma yang hina dan akan kembali menjadi bangkai yang busuk. Sedangkan saat ini, Anda sedang membawa kotoran.Bergaul dengan orang-orang saleh lagi rendah hati sehingga memungkinkan Anda bercermin dari akhlak dan budi pekerti mereka yang baik. Di samping itu, jauhi teman-teman yang berperilaku buruk, di mana memungkinkan peluang sifat sombong dan angkuh tertanam dalam diri Anda. Memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, agar Anda menjadi bagian dari hamba-hamba Allah yang memiliki karakteristik rendah hati dan tidak sombong.

Semoga kita semua terhindar dari sifat sombong yang merupakan salah satu sifat penghuni neraka. Kita sama-sama berlindung pada Allah dari segala fitnah dunia.
 


Salah satu yang merupakan dosa besar namun ternyata di antara manusia masih banyak yang mengerjakannya, ialah sifat sombong. Sombong adalah salah satu sifat yang dibenci Allah SWT. Karena seseorang yang dalam hatinya terdapat sifat sombong berarti ia telah menyaingi Allah. - See more at: http://alrasikh.uii.ac.id/2011/11/29/mewaspadai-virus-sombong/#sthash.JBMdmhLr.dpuf
Salah satu yang merupakan dosa besar namun ternyata di antara manusia masih banyak yang mengerjakannya, ialah sifat sombong. Sombong adalah salah satu sifat yang dibenci Allah SWT. Karena seseorang yang dalam hatinya terdapat sifat sombong berarti ia telah menyaingi Allah. - See more at: http://alrasikh.uii.ac.id/2011/11/29/mewaspadai-virus-sombong/#sthash.JBMdmhLr.dpuf
Salah satu yang merupakan dosa besar namun ternyata di antara manusia masih banyak yang mengerjakannya, ialah sifat sombong. Sombong adalah salah satu sifat yang dibenci Allah SWT. Karena seseorang yang dalam hatinya terdapat sifat sombong berarti ia telah menyaingi Allah. - See more at: http://alrasikh.uii.ac.id/2011/11/29/mewaspadai-virus-sombong/#sthash.JBMdmhLr.dpuf
Salah satu yang merupakan dosa besar namun ternyata di antara manusia masih banyak yang mengerjakannya, ialah sifat sombong. Sombong adalah salah satu sifat yang dibenci Allah SWT. Karena seseorang yang dalam hatinya terdapat sifat sombong berarti ia telah menyaingi Allah. - See more at: http://alrasikh.uii.ac.id/2011/11/29/mewaspadai-virus-sombong/#sthash.JBMdmhLr.dpuf
Salah satu yang merupakan dosa besar namun ternyata di antara manusia masih banyak yang mengerjakannya, ialah sifat sombong. Sombong adalah salah satu sifat yang dibenci Allah SWT. Karena seseorang yang dalam hatinya terdapat sifat sombong berarti ia telah menyaingi Allah. - See more at: http://alrasikh.uii.ac.id/2011/11/29/mewaspadai-virus-sombong/#sthash.JBMdmhLr.dpuf
Salah satu yang merupakan dosa besar namun ternyata di antara manusia masih banyak yang mengerjakannya, ialah sifat sombong. Sombong adalah salah satu sifat yang dibenci Allah SWT. Karena seseorang yang dalam hatinya terdapat sifat sombong berarti ia telah menyaingi Allah. - See more at: http://alrasikh.uii.ac.id/2011/11/29/mewaspadai-virus-sombong/#sthash.JBMdmhLr.dpuf
Salah satu yang merupakan dosa besar namun ternyata di antara manusia masih banyak yang mengerjakannya, ialah sifat sombong. Sombong adalah salah satu sifat yang dibenci Allah SWT. Karena seseorang yang dalam hatinya terdapat sifat sombong berarti ia telah menyaingi Allah. - See more at: http://alrasikh.uii.ac.id/2011/11/29/mewaspadai-virus-sombong/#sthash.JBMdmhLr.dpuf